Langsung ke konten utama

Ditinggal Kawin Mantan Duluan

Berhubung gw kemarin kebanyakan ngeposting tentang mantan, banyak para follower (teman kampus) langsung tanya ke gw tentang kebenarannya. Ada juga yang request minta segera diposting cerita tentang mantan-mantan gw, salah satunya mantan yang udah laku (beneran) duluan aka Kawin Duluan..

Momennya engga tau kenapa pas banget. Kemaren dikabarin dari orang rumah, katanya gw dapat undangan dari salah seorang teman. Ditanya identitasnya, merujuk ke satu nama yang pernah mengisi  di dalam jiwa “MANTAN”. Sempat terharu aja dia ngirim surat undangan walaupun jarak rumah lumayan. Sayang banget gw masih ada di Bandung, ga di kampung. Coba pas itu gw balik terus gw datang ke nikahannya dan jreng jreng taraaaa kejadian pas Risna kemarin mungkin akan terulang, bedanya gw nangis bukan karena cemburu dia kawin duluan tapi nangis karena gw merasa masih kurang. Coba kalo sekarang masih jalan sama gw, ga yakin hari ini dia ada yang ngasih makan, gw aja makan masih numpang. :v Bersyukur aja udah ada yang siap menjadi pemimpin dalam bahteranya. Oh iya, selamat walimahan mantan (walaupun sudah telat) :v

Bisa jadi ini sebuah pertanda baik bagi gw ga datang ke acara pernikahannya. Kalo gw datang, mungkin pesta pernikahan ini cuman akan menjadi ajang nyesek-nyesekan. Sepahit-pahitnya mengkudu, lebih pahit nasi katering di nikahan mantan. Seserem-seremnya lokasi uji nyali, lebih serem pelaminan walimahan mantan dan suaminya. Senusuk-nusuknya lengkungan senyum di bibir mantan itu lebih nusuk lagi lengkungan janur kuning yang ada di gedung tempat nikahan mantan. Sekuat-kuatnya orang yang berani melawan monster gurita lebih kuat orang yang berani ke pernikahan mantan yang masih dia cinta.. :’(

Ok, mungkin salah di kita mengapa terlalu sakit ketika mendengar mantan yang masih kita cinta ternyata akan segera berkeluarga adalah terlalu termakan apa yang dinamakan dengan relationship. Nasehat ke depan, jangan mau ngejalanin hubungan sama cewek yang cuman ingin dijadiin pacar. Carilah cewek yang hanya ingin menjadi teman, menemanimu berpasangan di pelaminan, mendambakan buah hati yang cantik dan tampan, dan takkan termakan gosip murahan hingga waktu dan maut yang memisahkan :v :*

Untuk cewek, jangan mencari sosok cowok yang pinter ngegombal, “bapak kamu ini ya..” atau “cantik, nomor hp kamu berapa..”. Tapi, carilah sosok cowok yang ketika adzan berkumandang dia bergegas menyampirimu sambil bilang, “Udah ada orang yang siap untuk ngimamin..” :v


Ininya gini, segala sesuatu yang dimulai dari main-main, ujungnya paling menjadi temen sepermainan. Tapi, segala sesuatu yang dimulai dengan bukan main-main ujungnya insya Allah akan menjadi teman sepelaminan.. :-D 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KKN, Katanya Kuliah Kerja Nyata

Yuhu posting 2017 pertama.. :D Lama ngga berbagi cerita, entah kenapa malam ini ane keinget pas jaman-jaman KKN 2 bulan yang lalu. Disini, ane bakal sedikit cerita suka duka selama KKN. BTW, KKN di beberapa kampus memang sudah menjadi kewajiban bagi tiap-tiap mahasiswa. Awal ane ikut KKN juga cuman sebagai persyaratan ikut sidang skripsi. Nah gini ceritanya. Kalau biasanya KKN dilakukan secara bersama-sama antar fakultas tetapi beda dengan yang ada di fakultas ane. Hanya khusus satu fakultas saja yang ikut KKN atau diartikan sebagai KKN Mandiri (: bukan nama bank ye). Ada plus minusnya, plusnya kita udah kenal satu sama lain, minusnya ya elu lagi elu lagi. Wkwaw.. :v Tetapi kenal akrab di kampus bukan jaminan bakal akrab juga di desa kita KKN. Nah lho? Baca dulu aja yee :D Nah tahun ini KKN dilaksanakan periode Januari – Februari 2017. Pesertanya mahasiswa 2 angkatan dari 3 jurusan di FIKOM (Jurnalistik, Perpustakaan, dan PR). Pas itu, ane sendiri lagi sibuk-sibuknya dengan ba...

Pengalaman Magang : Merasakan Jadi Wartawan Kriminal

Alhamdulillah, program magang berhasil dilalui. Banyak suka dan duka dilalui dengan memegang predikat sebagai 'reporter magang'. Ngaku reporter dari suatu media tapi tanpa tanda pengenal.. :v Saya sendiri magang di salah satu tv lokal di wilayah Cirebon. Kenapa memilih Cirebon? Alasan pertama, lebih deket dengan rumah. Jarak Cirebon - Losari jika dilalui dengan naik angkutan umum hanya memakan waktu satu jam. Kedua, saya fikir biaya hidup di Cirebon masih wajar dan normal dibawah rata-rata Bandung, ehh ternyata tidak.. :v Hari pertama magang bertepatan dengan awal puasa, 6 Juni 2016. Awalnya, kenapa memilih tv dibanding media cetak ya karena tidak mau jadi reporter lapangan, Haha.. Tapi nasib berkata lain, setelah basa-basi dan ngobrol sebentar dengan pemimpin redaksi, malah saya ditempatkan bener-bener untuk terjun ke lapangan ditambah beban yang saya pegang bagian rubrik hukum dan kriminal. Random banget.. :v Hari itu pula saya langsung ditugaskan mencari berita atau i...

Deskripsi Diri

Saya akan mendeskripsikan diri saya sendiri. Nama saya Riyanto Kasnuri, anak kedua dari empat bersaudara. Nama Riyanto Kasnuri mempunyai arti tersendiri, kata ‘Riyanto’ berasal dari Bahasa Jawa kuno yang artinya Keberuntungan, sedang kata Kasnuri menunjukan identitas nama bapak saya. Jadi, kalau secara singkat dan menurut pemahaman saya sendiri, nama Riyanto Kasnuri mempunyai arti pengharapan seorang bapak yang bernama Kasnuri supaya anak laki-laki pertamanya selalu mendapat Keberuntungan dari Sang Pencipta. Saya asli dari Jawa Tengah, tepatnya dari Brebes. Kota kecil penghasil telor asin dan bawang merah. Umur saya sekarang menginjak 19 tahun, kelahiran 1994. Mempunyai kaka perempuan, dan dua adik yakni laki-laki dan perempuan. Saya bersekolah di SDN Prapag Kidul 2 dari tahun 2000-2006, melanjutkan ke SMPN 3 Losari tahun 2006-2009, dan di SMK Muhammadiyah Bulakamba dari tahun 2009-2012. Serta, sekarang kuliah di jurusan Ilmu Hubungan Masyarakat, Program Studi Ilmu Komunikasi, Fa...