Langsung ke konten utama

25 Nov : Hari Guru?

Hari ini tepat tanggal 25 November selalu diperingati sebagai hari guru nasional. Guru itu salah satu orang yang sangat berarti dalam hidup ini, setelah orang tua, adik kaka, kerabat keluarga, teman, dan bahkan lebih berarti dari seorang mantan.. J

Dari sosok guru ini, jujur aku mendapatkan beberapa quote mata pelajaran yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari bahkan bisa diaplikasikan juga dalam proses pencarian cinta sejati..

Kalo menurut guru ekonomi, Cinta itu ngga harus sama dengan barang subtitusi yang bisa digantikan begitu saja. Cinta itu seharusnya kayak barang komplementer yang tercipta untuk melengkapi satu sama lain..

Sedang menurut guru fisika, Cinta itu seperti rumusan cahaya dari mata tepat dibiaskan ke arah hati..
Dan menurut guru sejarah, cinta itu seharusnya seperti pelajaran sejarah. Kita pelajari bukan hanya untuk dihapal atau di ingat-ingat kejadian masa lalu tapi untuk dipelajari supaya tidak mengulangi kesalahan yang sama..

Bahkan menurut guru TK aku di RAMALAH (RA Muslim Al Hidayah), dalam proses pencarian cinta ini seharusnya berpatokan pada lagu balonku. Pegang erat-erat apa yang masih ada, dan jangan pernah sesali apa yang sudah pergi..

Selalu bawa penggaris besar itu identik dengan guru jaman dulu, ada yang bilang galak dan ada juga yang bilang dia hanya ingin mencontohkan sesuatu yang bijak. Kalo sekarang kredibilitas guru dipertanyakan, kembali lagi itu hanyalah efek dari segelintir personal yang wira wiri dalam pemberitaan di media sosial karena tindakan abnormal, dan buktinya masih banyak guru-guru di negara ini yang layak untuk diapresiasi karena segudang prestasi. Nasib guru sekarang memang sedang diujung tanduk, karena banyak yang bilang profesi guru itu tak menjanjikan. Mereka tak melihat berapa gaji sebagai tolok ukur sebagai guru yang baik, tapi masalah hati-lah yang menuntun mereka untuk menjadi guru yang lebih baik. GURU = Digugu lan ditiru (Dituruti dan ditiru sebagai contoh). Kalo TKI mendapat julukan pahlawan devisa, pejuang kemerdekaan  sebagai pahlawan negara, dan ngga salah kalo guru memang bener-bener layak dinobatkan sebagai pahlawan tanpa tanda jasa..


Selamat Hari Guru..!! Dari satu guru bisa menciptakan seribu profesi J

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KKN, Katanya Kuliah Kerja Nyata

Yuhu posting 2017 pertama.. :D Lama ngga berbagi cerita, entah kenapa malam ini ane keinget pas jaman-jaman KKN 2 bulan yang lalu. Disini, ane bakal sedikit cerita suka duka selama KKN. BTW, KKN di beberapa kampus memang sudah menjadi kewajiban bagi tiap-tiap mahasiswa. Awal ane ikut KKN juga cuman sebagai persyaratan ikut sidang skripsi. Nah gini ceritanya. Kalau biasanya KKN dilakukan secara bersama-sama antar fakultas tetapi beda dengan yang ada di fakultas ane. Hanya khusus satu fakultas saja yang ikut KKN atau diartikan sebagai KKN Mandiri (: bukan nama bank ye). Ada plus minusnya, plusnya kita udah kenal satu sama lain, minusnya ya elu lagi elu lagi. Wkwaw.. :v Tetapi kenal akrab di kampus bukan jaminan bakal akrab juga di desa kita KKN. Nah lho? Baca dulu aja yee :D Nah tahun ini KKN dilaksanakan periode Januari – Februari 2017. Pesertanya mahasiswa 2 angkatan dari 3 jurusan di FIKOM (Jurnalistik, Perpustakaan, dan PR). Pas itu, ane sendiri lagi sibuk-sibuknya dengan ba...

Pengalaman Magang : Merasakan Jadi Wartawan Kriminal

Alhamdulillah, program magang berhasil dilalui. Banyak suka dan duka dilalui dengan memegang predikat sebagai 'reporter magang'. Ngaku reporter dari suatu media tapi tanpa tanda pengenal.. :v Saya sendiri magang di salah satu tv lokal di wilayah Cirebon. Kenapa memilih Cirebon? Alasan pertama, lebih deket dengan rumah. Jarak Cirebon - Losari jika dilalui dengan naik angkutan umum hanya memakan waktu satu jam. Kedua, saya fikir biaya hidup di Cirebon masih wajar dan normal dibawah rata-rata Bandung, ehh ternyata tidak.. :v Hari pertama magang bertepatan dengan awal puasa, 6 Juni 2016. Awalnya, kenapa memilih tv dibanding media cetak ya karena tidak mau jadi reporter lapangan, Haha.. Tapi nasib berkata lain, setelah basa-basi dan ngobrol sebentar dengan pemimpin redaksi, malah saya ditempatkan bener-bener untuk terjun ke lapangan ditambah beban yang saya pegang bagian rubrik hukum dan kriminal. Random banget.. :v Hari itu pula saya langsung ditugaskan mencari berita atau i...

Deskripsi Diri

Saya akan mendeskripsikan diri saya sendiri. Nama saya Riyanto Kasnuri, anak kedua dari empat bersaudara. Nama Riyanto Kasnuri mempunyai arti tersendiri, kata ‘Riyanto’ berasal dari Bahasa Jawa kuno yang artinya Keberuntungan, sedang kata Kasnuri menunjukan identitas nama bapak saya. Jadi, kalau secara singkat dan menurut pemahaman saya sendiri, nama Riyanto Kasnuri mempunyai arti pengharapan seorang bapak yang bernama Kasnuri supaya anak laki-laki pertamanya selalu mendapat Keberuntungan dari Sang Pencipta. Saya asli dari Jawa Tengah, tepatnya dari Brebes. Kota kecil penghasil telor asin dan bawang merah. Umur saya sekarang menginjak 19 tahun, kelahiran 1994. Mempunyai kaka perempuan, dan dua adik yakni laki-laki dan perempuan. Saya bersekolah di SDN Prapag Kidul 2 dari tahun 2000-2006, melanjutkan ke SMPN 3 Losari tahun 2006-2009, dan di SMK Muhammadiyah Bulakamba dari tahun 2009-2012. Serta, sekarang kuliah di jurusan Ilmu Hubungan Masyarakat, Program Studi Ilmu Komunikasi, Fa...