Langsung ke konten utama

Deskripsi Diri

Saya akan mendeskripsikan diri saya sendiri. Nama saya Riyanto Kasnuri, anak kedua dari empat bersaudara. Nama Riyanto Kasnuri mempunyai arti tersendiri, kata ‘Riyanto’ berasal dari Bahasa Jawa kuno yang artinya Keberuntungan, sedang kata Kasnuri menunjukan identitas nama bapak saya. Jadi, kalau secara singkat dan menurut pemahaman saya sendiri, nama Riyanto Kasnuri mempunyai arti pengharapan seorang bapak yang bernama Kasnuri supaya anak laki-laki pertamanya selalu mendapat Keberuntungan dari Sang Pencipta.

Saya asli dari Jawa Tengah, tepatnya dari Brebes. Kota kecil penghasil telor asin dan bawang merah. Umur saya sekarang menginjak 19 tahun, kelahiran 1994. Mempunyai kaka perempuan, dan dua adik yakni laki-laki dan perempuan.


Saya bersekolah di SDN Prapag Kidul 2 dari tahun 2000-2006, melanjutkan ke SMPN 3 Losari tahun 2006-2009, dan di SMK Muhammadiyah Bulakamba dari tahun 2009-2012. Serta, sekarang kuliah di jurusan Ilmu Hubungan Masyarakat, Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) Universitas Islam Nusantara. Sebelum kuliah di UNINUS ini, saya juga sempat kuliah di Politeknik Piksi Ganesha mengambil program studi Manajemen Informatika.


Menurut ramalan zodiak, saya berzodiak Aries. Kata buku primbon yang sekilas saya baca, pria aries merupakan pria idaman perempuan. Tapi saya tidak percaya hal itu, karena sampai sekarang juga masih jadi jomblo elegan.


Saya termasuk tipe orang yang senang diajak bercanda atau dalam kata lain disebut dengan humoris, banyak juga orang yang bilang saya tipe orang yang tidak bisa serius. Tapi, mungkin banyak yang tidak tahu. Saya sejak bersekolah dari SD sampai SMK termasuk orang yang mempunyai tipe tidak suka banyak ngomong atau disebut juga pendiam. Saya dulu sering disebut dengan kutu buku, karena pergi kemanapun selalu membawa buku dan membacanya. Banyak yang berpikir saat itu saya orang yang serius. Sekarang, saya mencoba memadukan antara bercanda dengan hal-hal yang terlihat serius. Kalau pembahasannya mengenai hal-hal yang penting, saya akan bersikap serius. Tapi, jika tidak maka selera humor akan keluar dengan sendirinya.


Jika dilihat dari lingkungan rumah juga, saya termasuk orang bertipe pendiam. Tidak banyak bicara, tapi akan langsung protes besar-besaran jika ada ketidak adilan dalam pembagian jatah uang jajan. Tetapi jika mulai keluar dari lingkungan rumah, saya akan langsung berubah dari pendiam menjadi sosok yang banyak ngomong. 


Itu merupakan sekilas gambaran tentang diri saya sendiri, benar salah, baik buru tergantung bagaimana cara pandang mereka. Ingat perkataan Kurt Cobain, lebih baik dibenci orang lain dengan identitas diri sendiri daripada disukai orang lain tapi tidak menjadi diri sendiri.. 




Komentar

  1. tenang aja mas yg jomblo elegan.. blm waktunya aja ktemu jodohnya.. tar kan jd idaman wanita elegan. lha wong msh muda bngt.. wkwkwkwkwkwkwk

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

KKN, Katanya Kuliah Kerja Nyata

Yuhu posting 2017 pertama.. :D Lama ngga berbagi cerita, entah kenapa malam ini ane keinget pas jaman-jaman KKN 2 bulan yang lalu. Disini, ane bakal sedikit cerita suka duka selama KKN. BTW, KKN di beberapa kampus memang sudah menjadi kewajiban bagi tiap-tiap mahasiswa. Awal ane ikut KKN juga cuman sebagai persyaratan ikut sidang skripsi. Nah gini ceritanya. Kalau biasanya KKN dilakukan secara bersama-sama antar fakultas tetapi beda dengan yang ada di fakultas ane. Hanya khusus satu fakultas saja yang ikut KKN atau diartikan sebagai KKN Mandiri (: bukan nama bank ye). Ada plus minusnya, plusnya kita udah kenal satu sama lain, minusnya ya elu lagi elu lagi. Wkwaw.. :v Tetapi kenal akrab di kampus bukan jaminan bakal akrab juga di desa kita KKN. Nah lho? Baca dulu aja yee :D Nah tahun ini KKN dilaksanakan periode Januari – Februari 2017. Pesertanya mahasiswa 2 angkatan dari 3 jurusan di FIKOM (Jurnalistik, Perpustakaan, dan PR). Pas itu, ane sendiri lagi sibuk-sibuknya dengan ba...
Banyak Ide: Bagaimana Memilih yang Tepat? Kunci berwirausaha terletak pada dua poin utama yaitu bagaimana melihat peluang dan berani untuk mengambil peluang tersebut. Tapi, bagaimana jika peluang-peluang yang ada di hadapan Anda terlihat begitu menggiurkan dengan prospek yang menjanjikan? Apa saja aspek yang harus dipikirkan agar keputusan yang Anda ambil menjadi pilihan yang tepat? Anda bisa mulai untuk mempertimbangkan hal-hal berikut ini: 1.Pilih sesuai passion Jadikanlah bidang kesukaan Anda sebagai pertimbangan. Jika Anda suka kuliner dan ada peluang di depan Anda dengan bidang yang sama, Anda bisa secara mantap memulai usaha tersebut. Selama ada minat pada bidang tersebut, niscaya Anda akan lebih semangat dan termotivasi untuk mengembangkan usaha maupun mencari solusi jika tertimpa masalah dalam seperjalanannya. Ada pepatah lama mengatakan: Kerjakan hal yang Anda cintai, dengan begitu Anda tidak perlu bekerja seumur hidup Anda. 2.Lihat keahlian di sekitar An...

Perjalanan 11 Jam : Curug Cimahi dan Floating Market

4 tahun menetap di Bandung baru kali ini nympetin main ke Floating Market dan Curug Cimahi, Lembang. Bukan tanpa sebab sih, selama ini niatan untuk 'hang out' itu selalu ada. Cuman ada saja batasan-batasannya, dari ngga ada transportasi lah, ngga ada duit lah, ngga ada cewe lah, belum punya mertua lah, ngga dibolehin tetangga lah, bla bla. Kalau untuk sekarang, hambatan terbesar itu 'waktu'. Bahkan, gara-gara 'TIME' ini gue harus rela disindir dosen karena hobi banget telat ngumpulin tugas.. ''Maaf pa, telat ngumpulin'' ''Oh iya, kenapa telat'' jawab dosen ''Sibuk pa'' ''Sesibuk apa sih sampe ngga sempet ngerjain tugas?'' dosen mulai kepoo, udah kaya cewe yang lagi PMS nanyain cowoknya ''Sesibuk apa sih sampe kamu ngga ada waktu buat ngabarin aku, aku tuh ngga bisa diginiin. Kita putus!'' Jreeeeeenngggg, padahal sejam sebelumnya chat via whatshap sayang-sayang-an >.< ...