Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2014

Cerita Singkat ke Pikiran Rakyat

Selasa kemaren, gw bareng perwakilan anak-anak redaksi Jarkom (Jaringan Reportase FIKOM) diberi kesempatan untuk persentasi proposal untuk mengisi rubrik kampus di salah satu koran terbesar di Jawa Barat, Pikiran Rakyat. Rencananya kalo ini sukses, kedepannya bisa menjadi modal awal untuk mengisi koran-koran lokal syukur-syukur kalo media nasional atau bahkan intenasional. It's awesome to ours. Haha :-D Dari kampus ke kantor PR memakan waktu hampir satu jam dengan naik angkutan massal berskala nasional, angkot. Ditambah jalan sedikit dari simpang lima ke arah gedung merdeka, cukup bikin betis yang peot keliatan berotot.. Nyampe di PR, kita harus menunggu sekitar 60 menit lebih untuk bertemu redaktur pelaksana. Jenuh dan bosen bersatu padu, kalo kayak gini waktu dimana putusnya urat malu, saatnya untuk ber-selfie dulu. Sembari meyakinkan wajah yang pas-pasan, biar tidak memalukan. Diliatin beberapa pegawai yang lewat, tak menyurutkan kita untuk taubat dari foto-foto terlaknat.....

25 Nov : Hari Guru?

Hari ini tepat tanggal 25 November selalu diperingati sebagai hari guru nasional. Guru itu salah satu orang yang sangat berarti dalam hidup ini, setelah orang tua, adik kaka, kerabat keluarga, teman, dan bahkan lebih berarti dari seorang mantan.. J Dari sosok guru ini, jujur aku mendapatkan beberapa quote mata pelajaran yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari bahkan bisa diaplikasikan juga dalam proses pencarian cinta sejati.. Kalo menurut guru ekonomi, Cinta itu ngga harus sama dengan barang subtitusi yang bisa digantikan begitu saja. Cinta itu seharusnya kayak barang komplementer yang tercipta untuk melengkapi satu sama lain.. Sedang menurut guru fisika, Cinta itu seperti rumusan cahaya dari mata tepat dibiaskan ke arah hati.. Dan menurut guru sejarah, cinta itu seharusnya seperti pelajaran sejarah. Kita pelajari bukan hanya untuk dihapal atau di ingat-ingat kejadian masa lalu tapi untuk dipelajari supaya tidak mengulangi kesalahan yang sama.. Bahkan menu...

Ditinggal Kawin Mantan Duluan

Berhubung gw kemarin kebanyakan ngeposting tentang mantan, banyak para follower (teman kampus) langsung tanya ke gw tentang kebenarannya. Ada juga yang request minta segera diposting cerita tentang mantan-mantan gw, salah satunya mantan yang udah laku (beneran) duluan aka Kawin Duluan.. Momennya engga tau kenapa pas banget. Kemaren dikabarin dari orang rumah, katanya gw dapat undangan dari salah seorang teman. Ditanya identitasnya, merujuk ke satu nama yang pernah mengisi  di dalam jiwa “MANTAN”. Sempat terharu aja dia ngirim surat undangan walaupun jarak rumah lumayan. Sayang banget gw masih ada di Bandung, ga di kampung. Coba pas itu gw balik terus gw datang ke nikahannya dan jreng jreng taraaaa kejadian pas Risna kemarin mungkin akan terulang, bedanya gw nangis bukan karena cemburu dia kawin duluan tapi nangis karena gw merasa masih kurang. Coba kalo sekarang masih jalan sama gw, ga yakin hari ini dia ada yang ngasih makan, gw aja makan masih numpang. :v Bersyukur aja...

Pelatihan Bela Negara (Posting Serius, Tapi Engga Juga Sihhh..)

TNI bekerja sama dengan perguruan tinggi di Bandung akan mengadakan pelatihan bela negara selama 4 hari. Terus apa hubungannya antara gw sama program ini, yaa ajang promosi kegiatan sekaligus gw juga salah satu oknum yang ikutan, itu juga setelah dapat tekanan dan paksaan dari beberapa teman :’( Kalo menurut bayangan gw, ini mungkin bakal kayak wamil. Iya wamil, kalo bicara wamil jadi keingetan berita kemaren-kemaren dimana ada WNI yang ikutan wamil di Singapura. Ga bisa bayangin kalo ini menimpa gw, pas diliput media terus ktp gw diperiksa ternyata gw masih warga negara Brasil yang sah. Brasil, iya Brasil (Brebes asli Losari) yang tinggal di Kongo (Kemaron Ono Nang Kono). Terus gw di deportasi, terus terus.. Ahh, ahh sudahlah.. Mungkin kalo gw sampe dideportasi, hanya satu permintaan gw, Lu mungkin bisa deportasi gw sesuka hati tapi lu ga bakalan bisa mendeportasi cinta gw sampai ke lain hati.. :v Kalo menurut gw, dari kegiatan bela negara ini ada dua manfaat yang bisa diamb...

TTM atau HTM?

Tadi seorang temen sms, "Jangan ke Dago sore ini, banyak orang pacaran.." Njirrrr, parah, diskriminasi nih. Ngga cuman sekali ini doang sih kaum jomblo seperti kami sering di-anaktiri bahkan berkali-kali tapi da mau diapakan lagi emang udah nasibnya kami masa mau ikutan demo "Pilihlah Kami Hai Gadis Pujaan Hati." :/ Ga usah nanya sakitnya dimana, tentu sakitnya di relung terdalam jiwa.. :’( Ini masalah idealis seorang jomblo bro, apalagi gw tergabung dalam "Ma-Jomblang : Mahasiswa-Jomblo Angkatan". Bisa-bisa gw dikeluarin secara tidak terhormat kalau ketahuan melanggar sumpah dan janji setia jomblo angkatan. Baru bisa keluar dari gerakan ekstremis ini setelah lulus jadi sarjana.. 8-) Terhormat kan, saat kuliah tak ada cewek yang ngampirin pas tau-tau wisuda datang gadis pujaan sambil berucap, "Mas, aku siap menjadi makmum sehidup semati di sisimu.." Oke, kalo berbicara masalah hubungan. Basically, di dunia ini cuman ada dua hubungan rel...

Thank’s God, it’s Sunday :-D

Minggu pagi di kota-kota besar seperti Bandung dan Jakarta identik dengan ajang CFD atau Car Free Day, sekumpulan anak alay sering memelintir arti CFD jadi Curi Ferhatian Dia atau Cuman Fengen Diperhatiin. :3 FYI, di Bandung sendiri titik sentral CFD ada di daerah Dago, walaupun di sekitaran Buah Batu juga sering diadakan, sedang di ibukota terpusat di sekitaran Sudirman – Thamrin daerah Jakarta Pusat.. Kalo dulu ajang lari pagi di Car Free Day itu ajang untuk ngos-ngosan tapi kalo sekarang ajang lari pagi itu cuman buat ajang modus-modusan.. :-D Orang yang lari pagi ujung-ujungnya keringetan, orang yang lari dari kenyataan ujung-ujungnya keingetan, dan orang yang lari-lari sambil modus-modusan di Car Free Day ujung-ujungnya bikin kemacetan.. :v Siapa bilang ajang lari pagi di Car Free Day untuk mengurangi emisi dan bikin udara jadi seger? Coba tanya sama yang larinya sendirian, apa gak nyesek liat orang lain yang larinya berduaan.. :v Banyak orang yang beranggapan aj...

Deskripsi Diri

Saya akan mendeskripsikan diri saya sendiri. Nama saya Riyanto Kasnuri, anak kedua dari empat bersaudara. Nama Riyanto Kasnuri mempunyai arti tersendiri, kata ‘Riyanto’ berasal dari Bahasa Jawa kuno yang artinya Keberuntungan, sedang kata Kasnuri menunjukan identitas nama bapak saya. Jadi, kalau secara singkat dan menurut pemahaman saya sendiri, nama Riyanto Kasnuri mempunyai arti pengharapan seorang bapak yang bernama Kasnuri supaya anak laki-laki pertamanya selalu mendapat Keberuntungan dari Sang Pencipta. Saya asli dari Jawa Tengah, tepatnya dari Brebes. Kota kecil penghasil telor asin dan bawang merah. Umur saya sekarang menginjak 19 tahun, kelahiran 1994. Mempunyai kaka perempuan, dan dua adik yakni laki-laki dan perempuan. Saya bersekolah di SDN Prapag Kidul 2 dari tahun 2000-2006, melanjutkan ke SMPN 3 Losari tahun 2006-2009, dan di SMK Muhammadiyah Bulakamba dari tahun 2009-2012. Serta, sekarang kuliah di jurusan Ilmu Hubungan Masyarakat, Program Studi Ilmu Komunikasi, Fa...