Langsung ke konten utama

Cerita Singkat ke Pikiran Rakyat

Selasa kemaren, gw bareng perwakilan anak-anak redaksi Jarkom (Jaringan Reportase FIKOM) diberi kesempatan untuk persentasi proposal untuk mengisi rubrik kampus di salah satu koran terbesar di Jawa Barat, Pikiran Rakyat. Rencananya kalo ini sukses, kedepannya bisa menjadi modal awal untuk mengisi koran-koran lokal syukur-syukur kalo media nasional atau bahkan intenasional. It's awesome to ours. Haha :-D

Dari kampus ke kantor PR memakan waktu hampir satu jam dengan naik angkutan massal berskala nasional, angkot. Ditambah jalan sedikit dari simpang lima ke arah gedung merdeka, cukup bikin betis yang peot keliatan berotot..

Nyampe di PR, kita harus menunggu sekitar 60 menit lebih untuk bertemu redaktur pelaksana. Jenuh dan bosen bersatu padu, kalo kayak gini waktu dimana putusnya urat malu, saatnya untuk ber-selfie dulu. Sembari meyakinkan wajah yang pas-pasan, biar tidak memalukan. Diliatin beberapa pegawai yang lewat, tak menyurutkan kita untuk taubat dari foto-foto terlaknat..

Setelah ber-selfie ria, kita sholat duhur bersama. Dan dilanjut bertemu redaktur pelaksana yang ternyata sudah menunggu di bagian redaksi berita. Ngobrol panjang lebar bla bla, menerima arahan dan masukan untuk kemajuan. Dan momen yang menegangkan adalah ketika beliau mau acc atau tidak. Rasanya itu kayak kita nunggu jawaban ya atau tidak dari gebetan yang udah lama jadi incaran walaupun sudah jalan bareng tanpa status hubungan berpacaran, atau serasa kayak Fatin pas ikutan audisi X Factor yang nunggu jawaban ya dari Ahmad Dhani. Tapi, alhamdulillah kita di acc, dan direncanakan terbit bulan maret tahun depan walau masih ada kesempatan untuk terbit lebih cepat di bulan februari mendatang..

Diakhir obrolan, ada salah satu mahasiswi PTN yang datang. Ga usah tanya gimana bentuknya, dia cantik juga menawan. Mau tak mau jaga image dong, kamera yang sudah dipersiapkan untuk selfie bareng depan redaksi terpaksa harus dimasukan kembali. Rasanya nyesek, tapi da gimana namanya juga jaga image. Kan ga mau kalo dia sampe nyangka, ganteng-ganteng kok narsis.. :v
  

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KKN, Katanya Kuliah Kerja Nyata

Yuhu posting 2017 pertama.. :D Lama ngga berbagi cerita, entah kenapa malam ini ane keinget pas jaman-jaman KKN 2 bulan yang lalu. Disini, ane bakal sedikit cerita suka duka selama KKN. BTW, KKN di beberapa kampus memang sudah menjadi kewajiban bagi tiap-tiap mahasiswa. Awal ane ikut KKN juga cuman sebagai persyaratan ikut sidang skripsi. Nah gini ceritanya. Kalau biasanya KKN dilakukan secara bersama-sama antar fakultas tetapi beda dengan yang ada di fakultas ane. Hanya khusus satu fakultas saja yang ikut KKN atau diartikan sebagai KKN Mandiri (: bukan nama bank ye). Ada plus minusnya, plusnya kita udah kenal satu sama lain, minusnya ya elu lagi elu lagi. Wkwaw.. :v Tetapi kenal akrab di kampus bukan jaminan bakal akrab juga di desa kita KKN. Nah lho? Baca dulu aja yee :D Nah tahun ini KKN dilaksanakan periode Januari – Februari 2017. Pesertanya mahasiswa 2 angkatan dari 3 jurusan di FIKOM (Jurnalistik, Perpustakaan, dan PR). Pas itu, ane sendiri lagi sibuk-sibuknya dengan ba...
Banyak Ide: Bagaimana Memilih yang Tepat? Kunci berwirausaha terletak pada dua poin utama yaitu bagaimana melihat peluang dan berani untuk mengambil peluang tersebut. Tapi, bagaimana jika peluang-peluang yang ada di hadapan Anda terlihat begitu menggiurkan dengan prospek yang menjanjikan? Apa saja aspek yang harus dipikirkan agar keputusan yang Anda ambil menjadi pilihan yang tepat? Anda bisa mulai untuk mempertimbangkan hal-hal berikut ini: 1.Pilih sesuai passion Jadikanlah bidang kesukaan Anda sebagai pertimbangan. Jika Anda suka kuliner dan ada peluang di depan Anda dengan bidang yang sama, Anda bisa secara mantap memulai usaha tersebut. Selama ada minat pada bidang tersebut, niscaya Anda akan lebih semangat dan termotivasi untuk mengembangkan usaha maupun mencari solusi jika tertimpa masalah dalam seperjalanannya. Ada pepatah lama mengatakan: Kerjakan hal yang Anda cintai, dengan begitu Anda tidak perlu bekerja seumur hidup Anda. 2.Lihat keahlian di sekitar An...

Perjalanan 11 Jam : Curug Cimahi dan Floating Market

4 tahun menetap di Bandung baru kali ini nympetin main ke Floating Market dan Curug Cimahi, Lembang. Bukan tanpa sebab sih, selama ini niatan untuk 'hang out' itu selalu ada. Cuman ada saja batasan-batasannya, dari ngga ada transportasi lah, ngga ada duit lah, ngga ada cewe lah, belum punya mertua lah, ngga dibolehin tetangga lah, bla bla. Kalau untuk sekarang, hambatan terbesar itu 'waktu'. Bahkan, gara-gara 'TIME' ini gue harus rela disindir dosen karena hobi banget telat ngumpulin tugas.. ''Maaf pa, telat ngumpulin'' ''Oh iya, kenapa telat'' jawab dosen ''Sibuk pa'' ''Sesibuk apa sih sampe ngga sempet ngerjain tugas?'' dosen mulai kepoo, udah kaya cewe yang lagi PMS nanyain cowoknya ''Sesibuk apa sih sampe kamu ngga ada waktu buat ngabarin aku, aku tuh ngga bisa diginiin. Kita putus!'' Jreeeeeenngggg, padahal sejam sebelumnya chat via whatshap sayang-sayang-an >.< ...