Ini tahun ketiga merayakan pergantian tahun di kota orang,
lebih tepatnya sih di kota kembang hombase mojang-mojang cantik asal priyangan.
Kota yang menjadi saksi perKEMBANGan diriku dari masa anak-anak SMK yang labil,
menjadi remaja menuju dewasa yang sedikit tengil. Awalnya sih merantau ke kota
ini tujuannya cuman satu, yakni untuk bekerja, ngga ada niatan untuk sekolah
lagi, apalagi untuk mencari sosok pengisi kekosongan hati.. J
2012 : Beberapa bulan bekerja di sebuah perusahaan swasta
berbasis telekomunikasi, menuntut diriku untuk lebih mengeksplor diri. Sempat deg-degan
apakah pengajuan aku untuk kuliah lagi ke perusahaan akan digagalkan atau
diterima dengan sikap penuh pengertian. Hal ini juga sempat menjadi pro-kontra
dalam keluarga, karena ibu awalnya keberatan dengan pilihan ini di lain pihak
ayah mendorong mati-matian supaya aku bisa kuliah. Sedang, pas itu aku menjadi
tenaga cadangan yang diperbantukan untuk menopang sebelah beban kebutuhan
keluarga. Setelah dipikir-pikir, alhamdulillah akhirnya ibu memahaminya. Beliau
cuma nitip satu pesan, “Kuliah yang bener, jangan sampe keblinger..”
Yahoo, akhirnya kesampaian juga bisa kuliah. Waktu itu aku
masuk salah satu PTS di Bandung yang mengadakan kelas karyawan program ekstensi
atau percepatan, dengan mengambil jurusan Informatika. Kenapa masuk
informatika? Yaah, basic-ku awalnya emang dari SMK Teknologi, bekerja juga di
perusahaan berbasis teknologi, dan menurut saran beberapa teman juga disuruh
untuk mengambil jurusan informatika. Memang benar, hati nggak bisa dibohongi,
setelah dicoba selama satu semester dan baru ku sadari. Ini bukan pilihan hati, aku salah ngambil jurusan. Walaupun udah dipaksakan, tetap saja
ujungnya mental dipertengahan jalan. Ini bisa diibaratkan, ketika aku jadian
sama cewek asal suka atas rekomendasi salah seorang teman. Udah diusahakan untuk
suka dengan jalan beberapa bulan, tapi kalo memang ngga klop masa terus
dipertahankan? Masalahnya, ada ngga cewe yang mau denganku :3
Lanjut di 2013, akhirnya solusi akhir ku ambil dengan pindah
kuliah di PTS yang sekarang dijalani. Orang tua gimana? Yaa, mereka awalnya
menyayangkan dengan hal ini, tapi kembali lagi mereka menyerahkan semua
keputusan ini padaku lagi. Aku mulai nyaman dengan jurusan yang sekarang ku
ambil, terbukti dengan IP semester 1 yang lumayan 3.5.
Beranjak ke semester 2, aku harus rela dan pasrah ketika
perusahaan yang selama ini menjadi saksi awal meniti karir harus gulung tikar
atau bangkrut. Melihat situasi yang tidak memungkinkan, memang merumahkan
pegawai adalah jalan terbaik dengan format win-win solution. Mau ngga mau, aku
harus cari-cari tempat kerja lagi. Dan alhamdulillah, ada rekanan perusahaan
lama yang sedang membuka lowongan. Aku apply, interview dan langsung bekerja
sebulan setelah keluar dari perusahaan pertama.
Namun, situasinya berbeda dengan perusahaan pertama, perusahaan
yang ini sedikit ketat masalah kedisiplinan pegawai. Terbukti, aku harus
dimutasi dari Bandung ke Jakarta. Otomatis, kuliahku sedikit terlantar. IP
semester 1 yang cumlaude-pun tak bisa dipertahankan, hanya mentok di 3.3. Orang
tua mulai gusar, pertengahan ramadhan kemarin yang bebarengan dengan Pilpres
menjadi hari terakhir kerja di perusahaan ini. Bimbang juga ketika hendak
mengajukan pengunduran diri ini, pertama baru beberapa bulan bekerja takutnya
bakal didenda atau gimana. Kedua, perusahaan kedepannya menjanjikan akan
dipermudah dalam segala urusan. Namun, situasi ini kembali dikuatkan oleh pesan
singkat ibu “Kalau semisalnya pekerjaanmu mengganggu kuliah, mending tinggalkan..”
Pesan yang cukup menyejukan, terima kasih bu. Sekali lagi
ucapkan terima kasih, karena tanpamu diri ini hanya seonggok upil yang hanya
bakal berakhir mengering, rapuh, dan tak berguna. Ibu adalah orang yang paling
enak untuk diajak bermimpi setinggi-tingginya, dan aku selalu percaya akan
mimpi-mimpi itu selagi ibu percaya bahwa aku bisa.. J
Short story 2012-2014. Kini sudah masuk ke tahun 2015,
target-target yang belum kesampaian di 2014 dan tahun-tahun sebelumnya ditulis
ulang lagi dengan tipe huruf BOLD disertakan
capslock plus tanda seru sebanyak-banyaknya. Pertanda, harus terlaksana di
tahun ini. Solusi mudah, print out hal apa yang diinginkan terus tempelkan di
dinding kamar sembari disandingkan dengan foto keluarga terutama ibu dan bapa. Target
lulus 2 tahun lagi, semoga tidak terlambat dengan menjadi mahasiswa abadi ataupun
dapat gelar M.Pd (mahasiswa paling lama diwisuda). Target dan rencana-rencana ke-organisasi-an
harus segera terlaksanakan, minimal sudah ada proposal pengajuan suatu bahan. Dan
target-target selanjutnya semoga deberkahi dan diperlacarTuhan. Aamiin J
Wiii punya blog juga To.
BalasHapusGa kerasa lah ini udah tahun ke-3nya kamu To, waktu emang cepet banget jalannya.
Kampus bukan cuman tempat kamu satu-satunya untuk berkembang di Bandung, eksplor lebih jauh lagi biar dapet lebih banyak lagi :D
Terlalu indah Bandung kalau cuman di situ-situ aja, manfaatin waktumu, banggain Mamamu!
Haha, enggeh dam :v
HapusBlog baru bisa kebuka, sebelumnya lupa password.. Wkwkwk