Langsung ke konten utama

Akun Sosial = Sahabat Para Remaja


By : nurul wachidah

Berbagai jenis akun sosial media di internet antara lain: facebook, twitter, path, line, dll. Kini menjadi sarana curhat atau curahan hati para remaja. Di sosmed kita dapat menemukan kesenangan tersendiri. Kesenangan yang lebih dibanding curhat ke teman atau sahabat kita. Di sosmed kita dapat mencurahkan kemarahan, senang, sedih, sindiran, tanpa ada yang mengomentarinya. Di sosmed kita juga dapat menemukan teman-teman dari dunia maya yang kenyataannya lebih asik dibanding teman di dunia nyata. Kini sosmed marak dan banyak sekali remaja yang mempunyainya, tidak hanya remaja, orang-orang yang bisa dikatakan ibu-ibu ataupun bapak-bapak juga memilikinya.

Berbagai macam teman dapat kita jumpai dari anak-anak sampai bapak/ibu yang memilikinya. Ada yang alay, ada juga yang alim, ada yang berbicara kotor, ada yang sok preman, dsb. Sosmed membuat hati lega, meskipun hanya menulis status atau tweet di tempat itu. Menulis adalah tempat yang cocok untuk mencurahkan hati, dapat kita jumpai berbagai tulisan motivasi dari sosmed. Banyak yang memanfaatkan sosmed untuk pribadi dan pekerjaan. Berbagai cara dapat ditempuh untuk menjadi orang sukses di dunia maya, dan dapat ita wujudkan di dunia nyata.

Remaja sekarang ini lebih menghabiskan waktunya dengan gadget yang mereka miliki ketimbang bersama teman-temannya. Contohnya saat berkumpul bersama teman-temannya, mereka lebih asik dengan handphone, tab, atau laptop mereka. Keasikan di dalam dunia maya memang membuat lupa sejenak akan masalah-masalah yang ada di dunia nyata. Remaja sekarang dapat dibilang kecanduan gadget dan sosmed.
Teknologi semakin hari semakin canggih, dan membuat remaja lebih malas melakukan kegiatan yang biasanya dilakukan. Waktunya kini dihabiskan berasik ria di sosmed yang mereka miliki. Sosmed bernilai positif saat memberikan kebahagiaan dan teman-teman baru agar memiliki sarana untuk berwirausaha. Dan terdapat sisi negatifnya saat tidak memperdulikan dunia nyata dan lebih hidup di dunia maya.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

KKN, Katanya Kuliah Kerja Nyata

Yuhu posting 2017 pertama.. :D Lama ngga berbagi cerita, entah kenapa malam ini ane keinget pas jaman-jaman KKN 2 bulan yang lalu. Disini, ane bakal sedikit cerita suka duka selama KKN. BTW, KKN di beberapa kampus memang sudah menjadi kewajiban bagi tiap-tiap mahasiswa. Awal ane ikut KKN juga cuman sebagai persyaratan ikut sidang skripsi. Nah gini ceritanya. Kalau biasanya KKN dilakukan secara bersama-sama antar fakultas tetapi beda dengan yang ada di fakultas ane. Hanya khusus satu fakultas saja yang ikut KKN atau diartikan sebagai KKN Mandiri (: bukan nama bank ye). Ada plus minusnya, plusnya kita udah kenal satu sama lain, minusnya ya elu lagi elu lagi. Wkwaw.. :v Tetapi kenal akrab di kampus bukan jaminan bakal akrab juga di desa kita KKN. Nah lho? Baca dulu aja yee :D Nah tahun ini KKN dilaksanakan periode Januari – Februari 2017. Pesertanya mahasiswa 2 angkatan dari 3 jurusan di FIKOM (Jurnalistik, Perpustakaan, dan PR). Pas itu, ane sendiri lagi sibuk-sibuknya dengan ba...
Banyak Ide: Bagaimana Memilih yang Tepat? Kunci berwirausaha terletak pada dua poin utama yaitu bagaimana melihat peluang dan berani untuk mengambil peluang tersebut. Tapi, bagaimana jika peluang-peluang yang ada di hadapan Anda terlihat begitu menggiurkan dengan prospek yang menjanjikan? Apa saja aspek yang harus dipikirkan agar keputusan yang Anda ambil menjadi pilihan yang tepat? Anda bisa mulai untuk mempertimbangkan hal-hal berikut ini: 1.Pilih sesuai passion Jadikanlah bidang kesukaan Anda sebagai pertimbangan. Jika Anda suka kuliner dan ada peluang di depan Anda dengan bidang yang sama, Anda bisa secara mantap memulai usaha tersebut. Selama ada minat pada bidang tersebut, niscaya Anda akan lebih semangat dan termotivasi untuk mengembangkan usaha maupun mencari solusi jika tertimpa masalah dalam seperjalanannya. Ada pepatah lama mengatakan: Kerjakan hal yang Anda cintai, dengan begitu Anda tidak perlu bekerja seumur hidup Anda. 2.Lihat keahlian di sekitar An...

Perjalanan 11 Jam : Curug Cimahi dan Floating Market

4 tahun menetap di Bandung baru kali ini nympetin main ke Floating Market dan Curug Cimahi, Lembang. Bukan tanpa sebab sih, selama ini niatan untuk 'hang out' itu selalu ada. Cuman ada saja batasan-batasannya, dari ngga ada transportasi lah, ngga ada duit lah, ngga ada cewe lah, belum punya mertua lah, ngga dibolehin tetangga lah, bla bla. Kalau untuk sekarang, hambatan terbesar itu 'waktu'. Bahkan, gara-gara 'TIME' ini gue harus rela disindir dosen karena hobi banget telat ngumpulin tugas.. ''Maaf pa, telat ngumpulin'' ''Oh iya, kenapa telat'' jawab dosen ''Sibuk pa'' ''Sesibuk apa sih sampe ngga sempet ngerjain tugas?'' dosen mulai kepoo, udah kaya cewe yang lagi PMS nanyain cowoknya ''Sesibuk apa sih sampe kamu ngga ada waktu buat ngabarin aku, aku tuh ngga bisa diginiin. Kita putus!'' Jreeeeeenngggg, padahal sejam sebelumnya chat via whatshap sayang-sayang-an >.< ...